www.myfurniture8.com-alat terapi |Soft Play

Login
Information
News
16 Juni 2020
Mengenal Okupasi Terapi pada Pasien
Terapi membuat anak bisa secara optimal dalam melakukan perannya pada aktivitasnya. detail

2 April 2020
Orangtua adalah Terapis Terbaik bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Orangtua adalah Terapis Terbaik detail

23 Maret 2020
Mainan Edukatif untuk Melatih Tumbuh Kembang Anak di Taman Askari Kapuas Kalteng Artikel ini telah
Mainan Edukatif untuk Melatih Tumbuh Kembang Anak detail

20 Februari 2020
MasyaAllah Anak-anak Tunanetra dan down syndrome ini Lulus Jadi Hafidz al-Qur’an
Tunanetra dan down syndrome Lulus Jadi Hafidz al-Qur’an detail

» index berita

Orangtua adalah Terapis Terbaik bagi Anak Berkebutuhan Khusus


2 April 2020

Liputan6.com, Jakarta Bagi orangtua yang dikaruniai anak berkebutuhan khusus biasanya fokus mencari terapis. Mereka mencari terapis wicara maupun okupasi terbaik untuk melatih dan meningkatkan kemampuan anak.

Setelah bertemu terapis yang tepat, serangkaian program terapi untuk anak berkebutuhan khusus akan diterapkan. Biasanya, ada jadwal sesi latihan beberapa hari dalam seminggu. Namun, bantuan dari terapis yang hanya bertemu beberapa hari dan jam saja tidaklah cukup bagi anak. 

"Saya punya anak yang juga mengalami gangguan bicara. Dia pernah menjalani terapi okupasi seminggu sekali selama satu jam. Rentang waktu itu tidaklah cukup. Lantas ke mana enam hari lainnya?" terang terapis wicara Jaqueline Cotton dalam acara SPEKIX 2019 di Jakarta Convention Center, ditulis Selasa (27/8/2019).

Jaqueline yang asal Australia menerangkan bahwa peran orangtua penting dalam kemajuan anak berkebutuhan khusus. Terapis hanya membantu, memandu, dan mengarahkan apa yang sebaiknya dilakukan.

"Saya katakan dengan tegas bahwa peran orangtua itu justru lebih efektif. Anak berkebutuhan khusus kan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Kalau pertemuan dengan terapis ya hanya sebentar saja dan terbatas waktunya," lanjut Jaqueline.

Jaqueline menceritakan pengalaman berhadapan dengan klien. Seringkali klien mempertanyakan kenapa anaknya tidak mengalami kemajuan atau lama sekali berbicara meski bahasa dengan sederhana.

"Pernah juga orangtua berkomentar, kalau mereka sibuk, 'Urusan terapi kan tugasnya terapis. Kami sudah bayar Anda mahal-mahal. Kami serahkan anak kepada Anda'," ujar Jaqueline yang pernah bekerja sama dengan berbagai terapis okupasi.

Ketika berhadapan dengan pertanyaan klien, Jaqueline menjawab:

"Saya bilang, 'Sesi terapi yang hanya satu jam seminggu saja tidaklah efektif. Itu memang membantu anak tapi tidak cukup. Dalam hal mengajar, menstimulasi, dan memperbaiki kemampuan anak, semua orang di rumah, termasuk orangtua dilibatkan," jawabnya.

"Saya kasih analogi, balita saja latihan jalan kaki kan belajar setiap hari."

Untuk membantu orangtua melatih anak berkebutuhan khusus di rumah, Jaqueline pun memberikan arahan apa saja yang bisa dilakukan orangtua. Latihan sederhana, seperti bermain bersama anak bisa diterapkan orangtua.



Baca juga
  » 16 Juni 2020
Mengenal Okupasi Terapi pada Pasien
Terapi membuat anak bisa secara optimal dalam melakukan perannya pada aktivitasnya.

  » 23 Maret 2020
Mainan Edukatif untuk Melatih Tumbuh Kembang Anak di Taman Askari Kapuas Kalteng Artikel ini telah
Mainan Edukatif untuk Melatih Tumbuh Kembang Anak

  » 20 Februari 2020
MasyaAllah Anak-anak Tunanetra dan down syndrome ini Lulus Jadi Hafidz al-Qur’an
Tunanetra dan down syndrome Lulus Jadi Hafidz al-Qur’an

  » 20 Oktober 2019
Bermain Baik untuk Tumbuh Kembang Anak, Pastikan Sesuai Tahapan Usia
Bermain Baik untuk Tumbuh Kembang Anak, Pastikan Sesuai Tahapan Usia

  » 6 Agustus 2019
Memahami Ekspresi Penyandang Autis Lewat Seni Lukis
Memahami Ekspresi Penyandang Autis