Dukung Tumbuh Kembang Anak, ULD Lakondik Gandeng RS H.A Zaky Djunaid Buka Akses Terapi Wicara
26 Februari 2026
Kota Pekalongan - Dinas Pendidikan Kota Pekalongan melalui ULD Lakondik kini menghadirkan layanan terapi wicara bagi anak berkebutuhan khusus (ABK), bekerja sama dengan RS H.A. Zaky Djunaid. Layanan ini menjadi bagian dari penguatan peran ULD dalam menyediakan pendampingan menyeluruh untuk peserta didik dengan hambatan perkembangan, khususnya dalam kemampuan komunikasi dan bahasa.
Layanan terapi wicara ini ditujukan untuk anak-anak yang mengalami kesulitan berbicara, memahami bahasa, atau mengekspresikan diri. Melalui kolaborasi dengan terapis wicara profesional dari RS H.A. Zaky Djunaid, anak-anak akan mendapatkan terapi secara berkala sesuai dengan hasil asesmen dan kebutuhan masing-masing.
“Terapi wicara tidak hanya melatih kemampuan bicara, tapi juga mendukung aspek kognitif dan sosial anak. Ini menjadi bagian penting dalam proses belajar mereka,” jelas Sintya Dyah K., Psikolog di ULD Lakondik.
Dikatakan Sintya, pelayanan terapi diberikan setiap dua minggu sekali di ULD Lakondik, dan dijalankan secara bergantian dengan sesi pendampingan lain seperti okupasi terapi atau stimulasi lanjutan dari Guru Pendamping Khusus (GPK). Ia menuturkan setelah terapi berlangsung, GPK akan memantau perkembangan anak dan memberikan stimulasi sesuai arahan terapis agar hasil terapi lebih optimal.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bagi masyarakat yang ingin mengakses layanan ini dapat mendaftar terlebih dahulu dan menjalani asesmen awal bersama psikolog ULD setiap hari Jumat. Apabila ditemukan indikasi kebutuhan terapi, anak akan dijadwalkan untuk mengikuti sesi terapi wicara secara rutin.
Selain terapi wicara, ULD Lakondik juga menggandeng berbagai tenaga medis dan terapis dari RS H.A. Zaky Djunaid untuk memberikan layanan kesehatan lainnya, sebagai bentuk integrasi antara pendidikan dan layanan kesehatan bagi ABK.
“Kami terus membuka ruang kolaborasi demi memberikan layanan terbaik bagi anak-anak. Harapannya, dukungan ini bisa menjangkau lebih banyak keluarga dan membantu anak berkembang secara maksimal,” sambungnya.
Kehadiran layanan terapi wicara ini menjadi komitmen nyata Dinas Pendidikan melalui ULD Lakondik untuk menghadirkan layanan yang inklusif, terjangkau, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik, sekaligus menjawab tantangan tumbuh kembang anak di masa kini.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
Baca juga
16 Maret 2026
Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK
Januari 2026, Pemkab Temanggung Bakal Luncurkan Rumah Terapi Gratis bagi ABK
Rumah Terapi
7 Maret 2026
Panti Sosial Cipayung beri layanan kesehatan dan terapi untuk 103 anak
Panti Sosial Cipayung beri layanan kesehatan dan terapi untuk 103 anak
Panti Sosial Cipayung
20 Februari 2026
RS UAD Gelar Silaturahmi Lintas Sektor, Bahas Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak
RS UAD Gelar Silaturahmi Lintas Sektor, Bahas Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak
Tumbuh Kembang Anak




